Selasa, 09/12/2008 11:04 WIB
Kota Masohi Maluku Tengah Rusuh, Sejumlah Rumah Dibakar
M Hanafi Holle - detikNews
Ambon - Kerusuhan antara dua kelompok massa melanda kota Masohi, Maluku Tengah, Selasa (9/12/2008). Sejumlah rumah dibakar salah satu kelompok massa. Kerusuhan ini membuat suasana di kota Masohi sangat tegang. Para wanita dan anak-anak memilih bersembunyi di dalam rumah atau mengungsi ke tempat yang aman. Sementara para kaum pria dewasa bersiaga di luar rumah sambil menenteng berbagai jenis senjata tajam.
Kerusuhan juga membuat para pegawai di kantor-kantor pemerintah pulang lebih awal. Hal yang sama dilakukan para pedagang di Pasar Masohi. Mereka cepat-cepat menutup tokonya saat mendengar ada kerusuhan. Bahkan beberapa pedagang meninggalkan begitu saja dagangannya. Susana di jalan-jalan utama kota tersebut menjadi benar-benar sepi.
Bentrokan antar kelompok massa ini terjadi di beberapa tempat. Sejumlah rumah di kompleks Letwaru hangus terbakar. Bentrokan juga terjadi di sekitar RSUD, pasar Masohi, dan Jl Abdullah Soulisa yang merupakan perbatasan pemukiman dua kelompok yang bertikai.
Sekitar pukul 11.00 WIT, Bupati Masohi Abdullah Tuasikal didampingi aparat kepolisian sempat turun langsung ke jalan. Mereka mencoba menenangkan dua kubu yang bertikai. Namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil yang maksimal. Suasana tegang masih terjadi.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian mengenai sebab-sebab kerusuhan massa tersebut. Namun informasi dari berbagai sumber menyebutkan, bentrokan dipicu kasus penghinaan terhadap salah satu kelompok oleh oknum guru yang mengajar SDN 4 Masohi.(djo/asy)
Selasa, 09/12/2008 11:29 WIB
Rusuh Maluku Tengah
Seorang Polantas Dikabarkan Tewas Dikeroyok Massa
M Hanafi Holle - detikNews
Ambon - Suasana tegang masih terjadi di kota Masohi, Maluku Tengah (Malteng) akibat kerusuhan massa. Seorang anggota Polisi Lalu Linas (Polantas) Polres Malteng dikabarkan tewas akibat dikeroyok salah satu kelompok massa.
Informasi yang diperoleh detikcom, anggota polisi malang tersebut dikeroyok massa di sekitar Pasar Masohi, Selasa (9/12/2008). Saat itu, oknum polisi yang belum diketahui identitas lengkapnya tersebut berusaha melerai dua kelompok massa yang bertikai. Namun sayang, justru dirinya yang kemudian menjadi korban.
Seperti diberitakan sebelumnya, dua kelompok massa terlibat bentrokan di kota Masohi. Mereka saling serang dengan menggunakan berbagai senjata. Bentrokan dua kelompok massa ini juga menyebabkan sejumlah rumah di kompleks Letwaru terbakar.
Akibat kejadian ini, di sejumlah tempat, para wanita dan anak-anak diminta masuk ke dalam rumah. Sementara kaum pria bersiaga di luar rumah dengan berbekal berbagai senjata tajam.
Selasa, 09/12/2008 16:11 WIB
Kerusuhan Maluku Tengah
Lebih dari 60 Rumah Hangus Terbakar
M Hanafi Holle - detikNews
Ambon - Meski kerusuhan berangsur reda, ketegangan masih menyelimuti kota Masohi, Maluku Tengah (Malteng). Akibat kerusuhan tersebut, setidaknya 60 rumah hangus terbakar.
Informasi yang diperoleh detikcom, Selasa (9/12/2008), kerusakan paling parah terjadi di dusun Letwaru. Di dusun ini puluhan rumah hangus dan rata dengan tanah. Sebuah sekolah juga menjadi korban amuk massa.
Hingga pukul 18.00 WIT, ratusan personel polisi dari Polres Malteng dan 1 batalyon Brimob masih melakukan penyisiran ke berbagai tempat. Mereka menyita berbagai senjata tajam dari tangan warga. Sikap tegas polisi ini dilakukan untuk mencegah bentrok susulan.
Sejumlah warga juga dilaporkan masih terus mengungsi ke sejumlah tempat. Salah satu lokasi pengungsian warga adalah Markas Batalyon 731 Kabaressy.
Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKBP Didik Wijanarko, mengakui ada pengiriman personel polisi ke Masohi. Namun dia enggan memberikan penjelasan secara rinci mengenai kondisi kota tersebut.
(han/djo)
Selasa, 09/12/2008 16:36 WIB
Rusuh Maluku Tengah
Situasi Mulai Aman, Rusuh Diduga Akibat SARA
Mega Putra Raya - detikNews
Jakarta - Suasana di kota Masohi, Maluku Tengah (Malteng) masih tegang pasca kerusuhan massa. Namun Mabes Polri memastikan, situasi kota sudah lebih kondusif.
"Kondisi sudah kondusif. Kapolda-kapolda ada di lapangan semua, amanlah," kata Kepala Daerah Operasional Mabes Polri Irjen Rubiani Pranoto usai rapat dengan Kapolri di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa (9/12/2008).
Rubiani mengatakan, kerusuhan yang mengakibatkan lebih dari 60 rumah hangus terbakar itu merupakan pengaruh SARA. "Pasukan kita sudah disiagakan. Kalau meluas, Brimob akan turun tangan," katanya.
"Semua batalyon ada di sana. Kalau dari Mabes Polri ada satgas Gegana dan anti teror," lanjut Rubiani.
Rabu, 10/12/2008 09:18 WIB
Rusuh di Maluku Tengah
Polri Perketat Pengamanan Di Masohi
Hery Winarno - detikNews
Jakarta - Pasca bentrokan yang terjadi di Masohi, Maluku Tengah situasi keamanan terus diperketat oleh pihak kepolisian. Polri menambahkan sejumlah personel untuk menjaga kondisi agar tetap stabil.
"Sebelumnya sudah ada 3 pleton Brimob, 3 pleton Dalmas dari Polda Maluku Tengah, 1 pleton kodim dari Maluku Tengah, 3 pleton dari Batalyon 723. Hari ini akan ditambah 1 pleton Brimob dari Polda Maluku," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Abubakar Nataprawira, usai acara serah terima jabatan Kapolda Jateng dan Gorontalo di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2008).
Menurut Abubakar direncanankan pagi ini Gubernur Maluku Tengah, Pangdam dan Kapolda akan mendatangi Masohi untuk berdialog dengan tokoh setempat. Diharapkan kejadian ini tidak akan terulang kembali.
"Semoga saja ini tidak terus-menerus karena akan merugikan semua pihak," kata Abubakar
Abubakar menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam kerusuhan tersebut. Hal ini diungkapkan untuk meluruskan pemberitaan di media elektronik yang mengatakan ada 2 orang korban jiwa di kerusuhan tersebut.
"Saya tegaskan tidak ada korban meninggal karena kemarin ada pemberitaan di media elektronik yang mengatakan dua orang meninggal dunia dalam kerusuhan tersebut," tandas jenderal bintang dua tersebut.
Kerusuhan yang terjadi di beberapa tempat tersebut mengakibatkan 2 orang luka berat, 4 luka ringan. 42 rumah dibakar, 2 gereja sementara dibakar, 1 balai desa dibakar 2 kendaraan umum dibakar. 1 motor dibakar, 1 puskesmas dibakar.
(ddt/mad)
Kota Masohi Maluku Tengah Rusuh, Sejumlah Rumah Dibakar
M Hanafi Holle - detikNews
Ambon - Kerusuhan antara dua kelompok massa melanda kota Masohi, Maluku Tengah, Selasa (9/12/2008). Sejumlah rumah dibakar salah satu kelompok massa. Kerusuhan ini membuat suasana di kota Masohi sangat tegang. Para wanita dan anak-anak memilih bersembunyi di dalam rumah atau mengungsi ke tempat yang aman. Sementara para kaum pria dewasa bersiaga di luar rumah sambil menenteng berbagai jenis senjata tajam.
Kerusuhan juga membuat para pegawai di kantor-kantor pemerintah pulang lebih awal. Hal yang sama dilakukan para pedagang di Pasar Masohi. Mereka cepat-cepat menutup tokonya saat mendengar ada kerusuhan. Bahkan beberapa pedagang meninggalkan begitu saja dagangannya. Susana di jalan-jalan utama kota tersebut menjadi benar-benar sepi.
Bentrokan antar kelompok massa ini terjadi di beberapa tempat. Sejumlah rumah di kompleks Letwaru hangus terbakar. Bentrokan juga terjadi di sekitar RSUD, pasar Masohi, dan Jl Abdullah Soulisa yang merupakan perbatasan pemukiman dua kelompok yang bertikai.
Sekitar pukul 11.00 WIT, Bupati Masohi Abdullah Tuasikal didampingi aparat kepolisian sempat turun langsung ke jalan. Mereka mencoba menenangkan dua kubu yang bertikai. Namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil yang maksimal. Suasana tegang masih terjadi.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian mengenai sebab-sebab kerusuhan massa tersebut. Namun informasi dari berbagai sumber menyebutkan, bentrokan dipicu kasus penghinaan terhadap salah satu kelompok oleh oknum guru yang mengajar SDN 4 Masohi.(djo/asy)
Selasa, 09/12/2008 11:29 WIB
Rusuh Maluku Tengah
Seorang Polantas Dikabarkan Tewas Dikeroyok Massa
M Hanafi Holle - detikNews
Ambon - Suasana tegang masih terjadi di kota Masohi, Maluku Tengah (Malteng) akibat kerusuhan massa. Seorang anggota Polisi Lalu Linas (Polantas) Polres Malteng dikabarkan tewas akibat dikeroyok salah satu kelompok massa.
Informasi yang diperoleh detikcom, anggota polisi malang tersebut dikeroyok massa di sekitar Pasar Masohi, Selasa (9/12/2008). Saat itu, oknum polisi yang belum diketahui identitas lengkapnya tersebut berusaha melerai dua kelompok massa yang bertikai. Namun sayang, justru dirinya yang kemudian menjadi korban.
Seperti diberitakan sebelumnya, dua kelompok massa terlibat bentrokan di kota Masohi. Mereka saling serang dengan menggunakan berbagai senjata. Bentrokan dua kelompok massa ini juga menyebabkan sejumlah rumah di kompleks Letwaru terbakar.
Akibat kejadian ini, di sejumlah tempat, para wanita dan anak-anak diminta masuk ke dalam rumah. Sementara kaum pria bersiaga di luar rumah dengan berbekal berbagai senjata tajam.
Selasa, 09/12/2008 16:11 WIB
Kerusuhan Maluku Tengah
Lebih dari 60 Rumah Hangus Terbakar
M Hanafi Holle - detikNews
Ambon - Meski kerusuhan berangsur reda, ketegangan masih menyelimuti kota Masohi, Maluku Tengah (Malteng). Akibat kerusuhan tersebut, setidaknya 60 rumah hangus terbakar.
Informasi yang diperoleh detikcom, Selasa (9/12/2008), kerusakan paling parah terjadi di dusun Letwaru. Di dusun ini puluhan rumah hangus dan rata dengan tanah. Sebuah sekolah juga menjadi korban amuk massa.
Hingga pukul 18.00 WIT, ratusan personel polisi dari Polres Malteng dan 1 batalyon Brimob masih melakukan penyisiran ke berbagai tempat. Mereka menyita berbagai senjata tajam dari tangan warga. Sikap tegas polisi ini dilakukan untuk mencegah bentrok susulan.
Sejumlah warga juga dilaporkan masih terus mengungsi ke sejumlah tempat. Salah satu lokasi pengungsian warga adalah Markas Batalyon 731 Kabaressy.
Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKBP Didik Wijanarko, mengakui ada pengiriman personel polisi ke Masohi. Namun dia enggan memberikan penjelasan secara rinci mengenai kondisi kota tersebut.
(han/djo)
Selasa, 09/12/2008 16:36 WIB
Rusuh Maluku Tengah
Situasi Mulai Aman, Rusuh Diduga Akibat SARA
Mega Putra Raya - detikNews
Jakarta - Suasana di kota Masohi, Maluku Tengah (Malteng) masih tegang pasca kerusuhan massa. Namun Mabes Polri memastikan, situasi kota sudah lebih kondusif.
"Kondisi sudah kondusif. Kapolda-kapolda ada di lapangan semua, amanlah," kata Kepala Daerah Operasional Mabes Polri Irjen Rubiani Pranoto usai rapat dengan Kapolri di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa (9/12/2008).
Rubiani mengatakan, kerusuhan yang mengakibatkan lebih dari 60 rumah hangus terbakar itu merupakan pengaruh SARA. "Pasukan kita sudah disiagakan. Kalau meluas, Brimob akan turun tangan," katanya.
"Semua batalyon ada di sana. Kalau dari Mabes Polri ada satgas Gegana dan anti teror," lanjut Rubiani.
Rabu, 10/12/2008 09:18 WIB
Rusuh di Maluku Tengah
Polri Perketat Pengamanan Di Masohi
Hery Winarno - detikNews
Jakarta - Pasca bentrokan yang terjadi di Masohi, Maluku Tengah situasi keamanan terus diperketat oleh pihak kepolisian. Polri menambahkan sejumlah personel untuk menjaga kondisi agar tetap stabil.
"Sebelumnya sudah ada 3 pleton Brimob, 3 pleton Dalmas dari Polda Maluku Tengah, 1 pleton kodim dari Maluku Tengah, 3 pleton dari Batalyon 723. Hari ini akan ditambah 1 pleton Brimob dari Polda Maluku," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Abubakar Nataprawira, usai acara serah terima jabatan Kapolda Jateng dan Gorontalo di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2008).
Menurut Abubakar direncanankan pagi ini Gubernur Maluku Tengah, Pangdam dan Kapolda akan mendatangi Masohi untuk berdialog dengan tokoh setempat. Diharapkan kejadian ini tidak akan terulang kembali.
"Semoga saja ini tidak terus-menerus karena akan merugikan semua pihak," kata Abubakar
Abubakar menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam kerusuhan tersebut. Hal ini diungkapkan untuk meluruskan pemberitaan di media elektronik yang mengatakan ada 2 orang korban jiwa di kerusuhan tersebut.
"Saya tegaskan tidak ada korban meninggal karena kemarin ada pemberitaan di media elektronik yang mengatakan dua orang meninggal dunia dalam kerusuhan tersebut," tandas jenderal bintang dua tersebut.
Kerusuhan yang terjadi di beberapa tempat tersebut mengakibatkan 2 orang luka berat, 4 luka ringan. 42 rumah dibakar, 2 gereja sementara dibakar, 1 balai desa dibakar 2 kendaraan umum dibakar. 1 motor dibakar, 1 puskesmas dibakar.
(ddt/mad)


|