Selasa, September 13, 2011

Ambon kembali membara

Bismillahirahmaanirahiim...

Bertepatan dengan 13 Syawwal 1342 H (11 September 2011M) dimana Amerika CS sedang memperingati hari berkabung mereka (black September). Semoga ini pertanda baik dari Alloh swt dengan terbukannya kembali pintu2 jihad..., segeralah kita ambil momentum ini karena belum tentu besok atau lusa hal ini kembali datang... Rapatkan dan atur segera barisan pasukan (jundullah) fasilitasi mereka dengan segala daya dan kemampuan mari kita sambut seruannya..... Allohumansur mujahidina fi Ambon....!!!!

Ambon Mencekam, Warga Mengungsi ke Masjid



Ambon
- Suara tembakan di Kota Ambon membuat suasana menjadi mencekam. Warga panik dan mengungsi ke sejumlah masjid mencari perlindungan.

Pantauan detikcom, Minggu (11/9/2011), para warga mengungsi untuk mencari perlindungan. Mereka membawa sanak famili mencari tempat aman.


Para warga yang panik ini tampak mengisi sejumlah masjid. Misalnya saja Masjid Raya Al Fatah, Ambon, dan Masjid Jami Kota Ambon.


Irma (26), seorang ibu muda tampak memeluk erat bayinya. Dia tak henti-henti menangis di Masjid Raya Al Fatah.


"Saya takut sekali. Bagaimana ini?" kata dia dengan panik.


Sementara itu, terjadi juga perang batu di kawasan Talake, Ambon. Namun belum jelas, perang batu ini antara siapa dengan siapa.


Hingga pukul 16.30 WIT, situasi di Ambon masih belum kondusif. Polisi mulai berjaga di sejumlah ruas jalan. Sejumlah orang membawa parang juga tampak bergerombol.


Isu yang beredar, ketegangan hari ini akibat tewasnya seorang tukang ojek, yang memicu serangan balasan. Sementara itu, otoritas polisi di Maluku dan Mabes Polri tak mengangkat teleponnya saat coba dikonfirmasi detikcom.


Tembakan Masih Terdengar, Toko-toko di Ambon Tutup


Ambon
- Tembakan masih saja terdengar di Ambon, Maluku. Akibatnya semua toko/ruko di Ambon memilih tutup, Minggu (11/9/2011).

Tembakan itu terdengar dari kawasan Diponegoro, Pohon Pule, Airmata Cina, dan Talake. Warga makin banyak yang mengungsi di Masjid Raya Alfatah, Masjid Jami, Kudamati, Karangpanjang, Soya dan kawasan lainnya yang aman.


Belum diperoleh keterangan resmi dari polisi setempat atau pun Mabes Polri terkait ketegangan hari ini. Informasi yang berkembang, ketegangan ini terjadi akibat tewasnya seorang tukang ojek, yang memicu aksi pembalasan. 
sebelumnya!!!
11 SEPTEMBER 2011
Pukul 23.30 WIT
Malam ini sebagian besar kaum muslimin mulai berjaga dan memobilisasi diri untuk persiapan jika ada serangan dari kaum salibis, sementara sebagian kecil disebar ke beberapa wilayah untuk memata-matai pergerakan kaum kafir.

Pukul 23.35 WIT
Pertempuran berlangsung di daerah Kudamati, dimana konsentrasi kaum salibis terpusat, saat ini penjagaan aparat begitu ketat, sehingga para pejuang kesulitan menerobos masuk barikade aparat.

12 SEPTEMBER 2011
Pukul 00.35 WIT
Sebagian besar korban luka yang dirawat di RS Al Fattah adalah para pemuda yang mempertahankan wilayah Waiahong dan sekitarnya, mereka kalah jumlah sehingga terdesak, maka mala mini sebagian pejuang yang telah menguasai medan mulai bergerak untuk melakukan serangan balasan.

Pukul 06.30 WIT
Sekitar pukul 05.00 WIT para pejuang berhasil menyerang gerombolan salibis di wilayah Talake dan Mardika tapi lagi-lagi aparat berpihak pada mereka dan menembaki kami. Hingga berita ini ditulis pertempuran masih terjadi.

Pukul 07.00 WIT
Kami kembali ke base camp di masjid Al Fattah. Kembali berkonsolidasi dan menyusun strategi. Aparat semakin banyak dan represif tapi kami telah mulai memporak-porandakan pertahanan salibis. 

Berdoalah untuk mujahidin yang berjihad di ambon!!!
saudara-saudara antum di:


FORUM ISLAM AL-BUSYRO

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan Komentar Antum Di Sini